oleh

Aftech: Industri Fintech Turut Terimbas Corona

Aftech: Industri Fintech Turut Terimbas Corona

secret-financial.com – Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) membenarkan sejak adanya pandemi Covid-19 industri fintech turut terimbas corona. Hal itu dikarenakan adanya perubahan produktivitas dan efisiensi kerja yang tidak maksimal karena adanya program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) membenarkan sejak adanya pandemi Covid-19 industri fintech turut terimbas corona karena adanya program PSBB.
Baca juga:
Baca juga:

Aftech Mercy Simorangkir mengatakan, dampak negatif lain yang dirasakan oleh industri fintech seperti adanya keterlambatan dalam pengurusan mitra bisnis baru.

Dia menyebutkan ketidakpastian dalam perekonomian menyebabkan penyelenggara fintech mengalami penundaan dalam pelaksanaan aktivitas bisnis, penurunan permintaan konsumen dan jumlah pengguna.

“Dampak lainnya juga terdapat penurunan transaksi, perubahan perilaku mitra usaha, hal ini juga termasuk lembaga keuangan karena berakibat terhadap peningkatan kehati-hatian serta peningkatan risiko operasional,” jelasnya dalam virtual conference, Jumat (8/5).

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini tidak selalu memberikan dampak negatif. Aftech mengungkapkan sekitar 23,4 persen perusahaan teknologi digital keuangan yang menjadi anggota Aftech mengalami dampak positif di tengah pandemi Covid-19.

“Sekitar 23,4 persen anggota-anggota kami mengalami dampak positif, mengingat fintech merupakan bagian dari ekonomi digital,” ujar Ketua Harian Aftech Mercy Simorangkir dalam seminar daring di Jakarta.

Mercy mengatakan pada saat sekarang ketika masyarakat melakukan aktivitas secara daring atau online dalam mencegah Covid-19, terdapat sebagian porsi fintech yang mengalami peningkatan. “Hal itu terlihat dalam peningkatan jumlah transaksi, pengguna baru, ataupun peluang usaha baru,” katanya.

Ia menambahkan, meski begitu terdapat pula beberapa dampak positif yang dirasakan oleh industri fintech. Mercy bilang, hal itu seperti munculnya peluang usaha baru yang masih berkaitan dengan model bisnis utama. Seperti edukasi dan layanan asuransi kesehatan maupun jiwa yang melalui kerjasama pihak ketiga.

Mercy mengatakan, adapun kegiatan usaha yang belum terdampak corona dikarenakan masih belum beroperasi atau telah melihat dampaknya, namun tidak signifikan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed