oleh

Cara Nasabah Ajukan Keringanan Cicilan Kredit Imbas Virus Corona

Cara Nasabah Ajukan Keringanan Cicilan Kredit Imbas Virus Corona

secret-financial.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan nasabah kredit pemilikan rumah (KPR) dapat mengajukan permohonan keringanan membayar cicilan kepada perbankan. Hal ini khususnya bagi nasabah yang terdampak pandemi virus corona, baik langsung maupun tidak.

Ini khusus bagi nasabah yang terdampak pandemi virus corona. Berikut cara nasabah ajukan keringanan cicilan kredit imbas virus corona di beberapa perbankan
Baca juga: Kredit KPR Macet ? Ini Solusi Yang Harus Anda Pahami

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana menjelaskan keringanan yang akan diberikan tidak sama antar bank. Semua akan bergantung kesepakatan antara kreditur dan debitur.

Lantas, bagaimana cara nasabah yang terdampak virus corona untuk mendapatkan keringanan pembayaran KPR?

Direktur Finance, Planning, & Treasury Bank PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP Napitupulu menyatakan nasabah dapat mengajukan restrukturisasi kredit melalui layanan daring (online) yang sudah disiapkan manajemen melalui www.rumahmurahbtn.co.id.

Dalam laman resmi itu dituliskan sejumlah langkah-langkah yang harus dilakukan nasabah, yakni debitur harus mengunduh terlebih dahulu formulir permohonan restrukturisasi, formulir penghasilan, dan penyataan terdampak virus corona.

Kemudian, nasabah mengisi dan menandatangani formulir yang telah diundur tersebut. Lalu, debitur mengirimkan hasil scan kartu tanda penduduk (KTP), formulir permohonan restrukturisasi, formulir penghasilan, formulir pernyataan terdampak virus corona.

Berikut cara-cara nasabah ajukan keringanan cicilan kredit imbas virus corona di beberapa perbankan:

Bank BTN

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) memberikan kelonggaran kepada nasabah terdampak corona berupa keringanan Kredit Perumahan Rakyat (KPR), baik subsidi maupun komersial. Kebijakan tersebut berupa penundaan cicilan KPR atas pertimbangan kondisi ekonomi akibat merebaknya virus corona.

“Bagi Anda debitur Bank BTN, yang saat ini sedang tertimpa permasalahan dan kesulitan dalam melakukan pembayaran angsuran, dapat mengajukan permohonan restrukturisasi kepada kami,” bunyi penjelasan dalam keterangan tertulis BTN.

Adapun skema restrukturisasi KPR yang diberikan perseroan mulai dari penurunan suku bunga, perpanjangan angka waktu, dan pengurangan tunggakan pokok atau bunga.

Setelah itu, nasabah juga diminta mengumpulkan swafoto (selfie) tampak depan dengan memegang KTP, formulir permohonan restrukturisasi, formulir penghasilan, dan formulir pernyataan terdampak virus corona.

Jika disetujui, manajemen BTN akan menghubungi nasabah itu lewat telepon, whatsapp, atau e-mail. Nantinya, nasabah akan diberikan dokumen persetujuan restrukturisasi dan addendum perjanjian kredit (PK) terkait restrukturisasi dari petugas BTN.

Jika nasabah menyetujui, maka ia dapat menandatangani addendum PK dan mengirimkan kembali kepada petugas BTN.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed