oleh

Delapan Pasien Positif Virus Corona di Jawa Timur, Satu Meninggal

Delapan Pasien Positif Virus Corona di Jawa Timur, Satu Meninggal

SECRET-FINANCIAL.COM – Pasien positif virus corona atau Covid-19 di Jawa Timur menjadi 8 orang. Sebelumnya, Selasa (17/3) Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyebut ada enam pasien di beberapa rumah sakit Surabaya, kini Khofifah menyebut ada dua pasien di Malang.

“Kemudian hasil swab yang positif, seperti yang kemarin saya sampaikan ada enam itu yang diperiksa di Tropical Disease Center Unair dan ada dua yang diperiksa di Litbangkes Kemenkes. Yang enam dari Unair itu di rumah sakit di Surabaya, dan yang dari Litbangkes Kemenkes itu dua-duanya dari RSU Saiful Anwar Malang (RSSA),” papar Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (18/3/2020).

Dari delapan pasien tersebut, enam spesimen di antaranya merupakan hasil uji laboratorium Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, sedangkan dua spesimen lainnya di uji langsung oleh Balitbangkes Kementerian Kesehatan.

Gubernur Khofifah menuturkan pihaknya menelusuri jejak pasien secara digital seperti jejak kontak 6 pasien positif virus corona baru COVID-19 di Jawa Timur
Baca juga : Mahasiswa IPB Dinyatakan Positif COVID-19

Sebelumnya pada Selasa (17/3/2020), Pemprov Jatim mengafirmasi enam kasus pertama positif COVID-19 yang semuanya berasal dari rumah sakit di Surabaya. Dua kasus di RS Saiful Anwar Malang menjadikan kasus ini menjadi delapan.

Dari delapan kasus ini, ada satu kematian yang dikonfirmasi positif COVID-19 yang merupakan kasus 02 dari Kabupaten Malang. Pasien kasus 02 meninggal sebelum hasil laboratiorium dikeluarkan. Kasus tersebut disertai dengan Komorbid DM dan Jantung.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menuturkan pihaknya menelusuri jejak pasien (tracing) secara digital seperti jejak kontak enam pasien positif virus corona baru COVID-19 di Jawa Timur (Jatim).

Akan tetapi, tracing tersebut, menurut Khofifah tidak dapat disampaikan ke publik untuk menghindari kepanikan.

“Langsung sebetulnya menyiapkan detil untuk titik-titik pada minimal berkomunikasi dengan siapa yang sudah ada, dalam peta gugus tugas. Tidak bisa published agar tidak timbulkan kepanikan (jejak-red) yang disinggahi,” ujar Khofifah, seperti dikutip dari Antara, Rabu (18/3/2020).

“Saya ingin sampaikan kepada teman-teman updatenya adalah melihat bahwa perkembangan jumlah kasus covid 19 ini sangat dinamis dan saya ingin menyampaikan updatenya bahwa pada hari ini jumlah ODP 29 orang di Jawa Timur dan jumlah PDP 11 orang,” imbuhnya.

Sementara dari data yang dihimpun, satu orang pasien positif corona di Malang telah meninggal dunia. Hasil tes positif ini baru keluar setelah pasien tersebut meninggal dunia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed