oleh

Dihantam Corona, Perusahaan Bus Lumpuh Dikandangkan

Dihantam Corona, Perusahaan Bus Lumpuh Dikandangkan

secret-financial.com – Sektor transporasi darat khususnya angkutan penumpang mengalami tekanan yang berat karena dampak virus Corona. Hal itu ditambah kebijakan pemerintah yang melarang masyarakat untuk mudik.

Sekjen Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Haryono menjelaskan, dampak virus Corona sangat terasa ketika pemerintah menyerukan social distancing. Kemudian, dilanjutkan dengan kebijakan menutup tempat pariwisata.

“Jadi bukan larangan mudik dulu, begitu COVID semua langsung parah. Semua langsung turun drastis. Apalagi ketika pemerintah ada seruan social distancing itu sudah turun. Kemudian tempat wisata ditutup, maka angkutan kita moda pariwisata 100% berhenti. Angkutan lain juga, jalan tapi turunnya sampai 90%,” jelasnya.

Dihantam Corona, Perusahaan Bus lumpuh dikandangkan. Dampak virus Corona sangat terasa ketika pemerintah menyerukan social distancing.

Hampir 1000 armada dari berbagai Perusahaan Otobus (PO) bus di Daerah Istimewa Yogyakarta terpaksa dikandangkan sementara setelah berhenti beroperasi akibat wabah virus corona.

Armada yang dikandangkan itu mulai bus jenis Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sampai bus pariwisata bersamaan dirumahkannya 3000 kru yang selama ini bertugas.

Organisasi Angkutan Darat (Organda) DIY menyebut penghentian operasional bus setidaknya paling cepat sampai 6 April 2020 nanti atau bisa lebih lama tergantung situasi nasional dalam masa mengahdapi wabah.

Sementara itu, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mengkritisi kebijakan pemerintah dalam menangani wabah virus corona. Sebab, kebijakan pemerintah saat ini dinilai belum menyentuh pelaku usaha bidang jasa transportasi umum.

Sejak kebijakan social distancing dan physical distancing pendapatan pelaku bisnis transportasi umum mengalami penurunan. Saat, bisnis angkutan umum terimbas dan seharusnya pemerintah dapat menyiapkan program recovery bagi bisnis transportasi umum.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed