oleh

Fintech Tidak Akan Bertahan Lama

SECRET-FINANCIAL.COM, Surabaya – Di tengah kemajuan teknologi yang pesat, financial technology alias fintech muncul ke permukaan. Fintech menjadi alternatif baru masyarakat di sektor keuangan selain perbankan tapi Fintech tidak akan bertahan lama.

Indonesia sempat dihebohkan dengan beredarnya iklan yang melecehkan seorang perempuan untuk melunasi utang di perusahaan teknologi finansial atau fintech lending ilegal. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) koordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Peminjam pada saat melakukan proses peminjaman seharusnya sadar karena telah menyepakati persyaratan yang diajukan meskipun beberapa dintaranya tidak masuk akal misal bunga yang dikenakan per hari.

Di tengah kemajuan teknologi yang pesat Fintech menjadi alternatif baru masyarakat di sektor keuangan selain perbankan tapi Fintech tidak akan bertahan lama
Baca juga : Tips Tidak Diteror Debt Collector Pinjol

Meski begitu, ia mengecam tindakan fintech ilegal yang menjadikan foto penggunanya tanpa izin. Apalagi, data itu kemudian digunakan untuk membuat meme iklan yang isinya seolah peminjam rela menjual dirinya guna melunasi utang di pinjol.

Kami mengecam keras fintech illegal tersebut, karena tindakan yang tidak manusiawi. Kami telah berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi, untuk kemudian akan ditindaklanjuti oleh pihak berwajib.

Fintech harus berkolaborasi dengan perbankan dan e-commerce sehingga dapat membentuk ekosistem yang memanjangkan umur fintech itu sendiri. Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), juga diminta membuat kebijakan yang bisa mendukung eksistensi fintech. “Selain itu, kebijakan BI dan OJK perlu diatur segera mungkin agar dapat memenuhi kebutuhan fintech di masa depan.

Kasus tersebut masuk ranah hukum, minimal terkait pencemaran nama baik. Karena itu, ia mengimbau peminjam fintech ilegal untuk melapor ke kepolisian jika merasa dirugikan.

Fintech pinjaman ilegal itu tidak ada yang mengawasi, karena tak tunduk pada aturan atau kaidah apapun. Sehingga penanganan dan pemberantasannya melalui Satgas Waspada Investasi. Dalam hal ini OJK selaku koordinatornya.

Dalam catatan akhir tahun fintech illegal tersebut tidak akan bertahan lama kehadirannya apabila tidak memiliki ekosistem yang mendukung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed