oleh

Hati-hati Teror Debt Collector Pinjaman Online

Penagih utang pada pinjaman online (pinjol) menerapkan rupa-rupa cara agar debitur mau membayar utangnya. Hati-hati teror Debt Collector Pinjaman Online

SECRET-FINANCIAL.COM, Surabaya – Penagih utang pada pinjaman online (pinjol) menerapkan rupa-rupa cara agar debitur mau membayar utangnya. Hati-hati teror Debt Collector Pinjaman Online, ancaman verbal, menagih ke pimpinan perusahaan tempat si peminjam bekerja, hingga pelecehan seksual. Pelaporan ke kepolisian tetap tidak menghapus utang.

Akhir-akhir ini beredar pesan broadcast di media sosial facebook, twitter, maupun instagram yang kurang lebih isinya adalah keresahan masyarakat akibat diteror oleh debt collector pinjaman online. Teror tersebut dikirimkan melalui pesan singkat (SMS). Teror SMS Debt Collector Pinjol ini kini semakin meresahkan masyarakat dengan banyaknya laporan yang beredar di media sosial

Saat terlambat bayar tagihan atau bahkan belum mampu lunasi utang karena bunga tinggi dan denda, berbagai teror dan ancaman dilontarkan hingga hal-hal tak senonoh dihunjamkan ke nasabah. Takut dan bingung, bahkan ada yang berakhir mengenaskan.

“Akan membuat kalian dipecat, dipermalukan, bercerai, bangkrut, bahkan bunuh diri hingga utang dilunasi! Semua gerakan kalian percuma untuk memberantas pinjaman online. Karena kita debt collector (DC) akan membuat kalian terpuruk. Percuma lapor. OJK pun menerima uang dari kita.”.

Celakanya, SMS bernada ancaman tersebut ternyata dikirimkan ke teman-teman si peminjam. Jadi, si peminjam membuka akun aplikasi pinjol, kemudian meminjam sejumlah uang. Manakala tidak bisa membayar hutang tersebut, debt collector beraksi dengan mengirimkan pesan singkat (SMS) bernada ancaman ke seluruh kontak yang ada di handphone si peminjam.

Bila lalai, telat bayar tagihan atau tidak melunasi utang, Hati-hati teror Debt Collector Pinjaman Online ilegalo ini.

  1. Menghubungi keluarga, kerabat, teman, hingga atasan tempat kerja yang ada di dalam data kontak ponsel
  2. Menyebar foto nasabah hingga foto-foto berbau pornografi bila ada di dalam ponsel nasabah ke semua kontaknya.
  3. Intimidasi dengan mengirim pesan singkat (SMS) ke seluruh nomor kontak yang ada ponsel
  4. Intimidasi dengan kata-kata caci maki tak pantas dan pelecehan
  5. Diancam harus menjual ginjal hingga pelecehan seksual untuk melunasi utang
  6. Teror bertubi-tubi melalui panggilan telepon setiap hari
  7. Membuat grup WhatsApp yang berisi keluarga, kerabat, teman, hingga atasan kerja nasabah
Baca juga : Tips Tidak Diteror Debt Collector Pinjol

Komentar

Tinggalkan Balasan

2 komentar

News Feed