oleh

IHSG Berpotensi Terkoreksi, Ini Pilihan Saham untuk Trading

IHSG berhasil ditutup menguat signifikan 0,83% di level 4.548,66. IHSG jelang libur Lebaran diperkirakan akan sedikit terkoreksi menurut Nafan Aji

IHSG berpotensi terkoreksi, ini pilihan saham untuk trading

secret-financial.com – IHSG berhasil ditutup menguat signifikan 0,83% di level 4.548,66 Selasa (19/5). IHSG jelang libur Lebaran diperkirakan akan sedikit terkoreksi menurut Nafan Aji, Analis Binaartha Sekuritas. 

Nafan menjelaskan, secara teknikal indikator MACD telah membentuk pola deadcross di area negatif. Sementara itu, stochastic dan RSI berada di area netral. “Di sisi lain, terlihat pola black closing bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG”. Kata dia dalam riset Senin (20/5).

Baca juga: Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini Rp 934.000 per gram, Senin 18 Mei 2020

Selama IHSG tidak mampu menguat menembus resistance terdekatnya di 4. 726 maka peluang IHSG untuk terkoreksi membentuk wave 3 atau wave B (pada skenario merah) lebih besar. Dimana area koreksi diperkirakan berada pada level 4.150-4.300.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang direkomendasikan Binaartha Sekuritas menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut: 

1. Bank Negara Indonesia (BBNI). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola morning star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi beli pada area Rp 3.380 – Rp 3.520, dengan target harga di level Rp 3.860, Rp 4.470, Rp 4.890 dan Rp 6.675. Sementara potensi support di Rp 3.100,” tutur Nafan. 

2. Bank CIMB Niaga (BNGA). Pergerakan harga saham masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola morning star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi beli saham BNGA di Rp 600 – Rp 620, dengan target harga secara bertahap di level Rp 670, Rp 710 dan Rp 750. Support di Rp 590. 

3. Matahari Departement Store (LPPF). Pergerakan harga saham LPPF telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Sebaiknya beli pada level area Rp 1.300 – Rp 1.330, dengan target harga secara bertahap di level level Rp 1.370, Rp 1.430, Rp 1.505, Rp 1.685 dan Rp 1.865. Support di Rp 1.230 dan Rp 1.145.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed