oleh

Mahasiswa IPB Positif Corona

Mahasiswa IPB Positif Corona

Seorang mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dinyatakan positif virus Corona (Covid-19). Saat ini, ia tengah diisolasi di sebuah rumah sakit di Jakarta.

SECRET-FINANCIAL.COM – Seorang mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dinyatakan positif terjangkit virus Corona (Covid-19). Saat ini, ia tengah diisolasi di sebuah rumah sakit di Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat Berli mengatakan kebijakan IPB yang mengubah sistem pembelajaran menjadi berbasis daring kepada mahasiswa sudah tepat berkaitan mewabahnya Corona. “Ini yang sudah diumumkan oleh Kemenkes dan pihak IPB sudah mengambil langkah yang sangat tepat, dengan mengubah mode pembelajaran menjadi daring,” ujar Berli.

Wali Kota Bogor mengatakan mahasiswa itu tertular dari ayahnya yang positif covid-19 saat pulang ke Jakarta. Mahasiswa itu lantas pulang ke Bogor dan sempat berinteraksi dengan lingkungan tempat tinggal dan kampusnya.

“Jadi terpapar dari ayahnya di Jakarta. Begitu ayahnya positif, yang bersangkutan sudah tinggal di Jakarta,” ucap Bima.

Baca juga : Covid-19 di RI: 172 Positif Corona dan 7 Meninggal

Setelah terpapar ayahnya yang positif COVID-19, Bima Arya mengatakan mahasiswa tersebut sempat berinteraksi di Kota Bogor, termasuk di kampus IPB.

“Pemkot berkordinasi dengan Dinkes Jakarta dan saat ini langsung melakukan penelusuran terkait aktivitas yang bersangkutan,” katanya.

IPB bekerja sama dengan Dinas Kesehatan akan terus melakukan pemantauan perkembangan yang terjadi. “Kami sekali lagi mengajak seluruh civitas akademica dan tendik untuk tetap tenang dan mengikuti protokol hidup sehat serta social distancing seperti disarankan WHO dan pemerintah,” katanya.

Sebelumnya, IPB membenarkan kabar yang beredar terkait mahasiswanya positif virus corona atau Covid-19. “Menanggapi berita yang beredar di masyarakat tentang mahasiswa yang positif Covid-19, dengan ini kami sampaikan bahwa betul yang bersangkutan adalah mahasiswa IPB,” kata Yatri.

Sesuai dengan prosedur tetap pengendalian COVID-19, menurut Bima, maka kasus ini harus dilakukan tracking untuk mengetahui dengan siapa saja pasien ini pernah melakukan kontak yang erat.

“Pasien saat ini dirawat di rumah sakit di Jakarta. Pemerintah Kota Bogor berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan kemudian melakukan penelusuran terkait aktivitas dari mahasiswa tersebut,” katanya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Bogor, jumlah orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Bogor hingga saat ini mencapai 41 orang, yakni 20 di antaranya sudah dinyatakan negatif dan bebas Corona setelah melewati masa inkubasi selama 14 hari.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed