oleh

OJK Tidak Mengetahui Kasus Pinjaman Online

SECRET-FINANCIAL.COM, Surabaya – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya belum menemui pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan maraknya pengaduan akibat penipuan pinjaman online.

“Untuk melapor ke OJK masih kami pikirkan, bukannya kami menutup ruang bagi OJK sebagai regulasi, namun apakah efektif atau tidak jika kita melaporkannya,” ujar Pengacara Publik LBH Surabaya.

Dia mengatakan, tidak mungkin OJK tidak mengetahui kasus pinjaman online ini karena sudah banyak yang melaporkan ke OJK tapi belum ada tindak lanjutnya.

Dia mengatakan, tidak mungkin OJK tidak mengetahui kasus pinjaman online ini karena sudah banyak yang melaporkan ke OJK tapi belum ada tindak lanjutnya.

Sebelumnya kami juga menerima pengaduan banyak keluhan yang berasal dari pengguna perusahaan pinjaman online.

“Pengaduan tersebut masuk ke LBH dari berbagai provinsi di Indonesia,” ujar pengacara publik LBH Surabaya

Berdasarkan pengaduan yang diterima tersebut, LBH menemukan adanya berbagai pelanggaran hukum dan hak asasi manusia. Pelanggaran hukum tersebut dilakukan pemberi pinjaman berbasis daring kepada peminjam mereka.

Para pelaku tidak hanya mematok bunga pinjaman yang sangat tinggi, tetapi juga bunga pinjaman itu berlaku tanpa batasan. Menurut dia, bahkan menagih pinjaman tidak kepada peminjam melalui kontak yang diberikan saat bertransaksi, tetapi ke aplikasi grup chat yang berisi kontak pertemanan si peminjam atau korban.

“Jadi nanti si penagih membuat grup whatsapp yang isinya kontak teman-teman si korban, yang didapat dari database handphone korban saat daftar aplikasi, dia kemudian akan menagih dengan cara mempermalukan di grup itu,” ujar LBH

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed