oleh

Pasien Positif Corona di Indonesia Bertambah Jadi 450 Orang

Pasien Positif Corona di Indonesia Bertambah Jadi 450 Orang

Kasus pasien positif corona indonesia bertambah 450 orang per Sabtu (21/3) antara lain berada di DKI Jakarta (267), Jawa Barat (55).

SECRET-FINANCIAL.COM – Pemerintah memperbarui data kasus virus Corona (COVID-19) skala nasional. Data terbaru menunjukkan ada penambahan positif Corona sebanyak 81 orang.

“Ada penambahan kasus baru sebanyak 81 orang, sehingga total 450 orang,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2020).

Angka tambahan kasus harian tersebut lebih tinggi dari pengumuman hari kemarin sebanyak 60 pasien baru. Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan ada tambahan enam orang meninggal dunia sehingga totalnya 38 orang. 

Kemudian, penambahan jumlah kasus yang telah dua kali menjalani pemeriksaan dan hasilnya negatif secara klinis membaik dan dinyatakan sembuh ada 4 orang. Sehingga total sembuh dan boleh pulang ada 20 orang.

Baca juga : Akibat Malang Masuk Zona Merah, Ruang Gerak Dibatasi

Yurianto menyebutkan, jumlah pasien kasus Covid-19 yang meninggal bertambah 6 orang. Dengan demikian totalnya mencapai 38. 

Kasus pasien positif corona indonesia bertambah 450 orang per Sabtu (21/3) antara lain berada di DKI Jakarta (267), Jawa Barat (55), Banten (43), Jawa Timur (26), Jawa Tengah (14), Kalimantan Timur (9).

Kemudian di DI Yogyakarta (5), Kepulauan Riau (4), Bali (3) Sulawesi Tenggara (3), Sulawesi Selatan (2), Sulawesi Utara (2), Kalimantan Barat (2), Kalimantan Tengah (2), Sumatera Utara (2), Sulawesi Selatan (2), Lampung (1), dan Riau (1).

Kasus kematian paling banyak terjadi di DKI Jakarta, yakni total mencapai 23 orang. Diikuti Jabar sebanyak 3 orang, Banten 2 orang, Bali 1 orang, Jawa timur 1 orang dan Sumatera Utara 1 orang.

Lebih lanjut, Yurianto menyatakan seluruh data sudah diserahkan Kepala Dinas Provinsi dan rumah sakit dimana pasien tersebut dirawat. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan data tersebut kepada Dinas Kabupaten/Kota untuk digunakan melacak penularan-penularan yang mungkin terjadi dari kasus yang ada,

Dari pelacakan tersebut. pemerintah akan melakukan pemerikasaan beruap rapid test. Pemerintah sudah menyiapkan 1 juta alat rapid tes untuk memeriksa virus corona.

Yurianto mengatakan alat tes tersebut akan masuk secara bertahap. “Besok 150 ribu bisa langsung didistirbusikan ke seluruh provinsi sesuai indikasi kasus yang terbanyak di dapatkan,” kata dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed