oleh

Pekan Depan Rupiah Masih Punya Peluang Melanjutkan Kenaikan

Pekan Depan Rupiah Masih Punya Peluang Melanjutkan Kenaikan

secret-financial.com – Rupiah diperkirakan masih punya peluang untuk melanjutkan kenaikan atau mencatatkan kinerja positif pada sepekan ke depan. Dalam sepekan ini, kurs rupiah spot melemah tipis di level Rp 14.920 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (8/5).

Mata uang Garuda ini tercatat melemah 0,26% terhadap dolar AS dalam sepekan terakhir. Namun, rupiah pada kurs tengah BI justru menguat 0,98% ke level Rp 15.009 per dolar AS.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal menyebut, pergerakan rupiah pada pekan depan akan bergantung pada faktor eksternal. Namun pada akhir pekan ini, setidaknya akan ada dorongan sentimen positif untuk pergerakan rupiah pada awal pekan.

Rupiah diperkirakan masih punya peluang untuk melanjutkan kenaikan atau mencatatkan kinerja positif pada sepekan ke depan.
Baca juga: Dua Orang Menginap Gondol Hp Dan Tabungan Senilai 12 juta Rupiah

“Malam ini akan ada laporan payroll dari AS yang diprediksi kurang baik sehingga akan jadi sentimen positif untuk rupiah. Sementara untuk pekan depan, perkembangan pandemi virus corona akan kembali jadi sentimen utama,” terang Faisyal, Jumat (8/5).

Laju rupiah sempat melemah ke Rp13.930 per dolar AS atau di bawah sebelumnya di level Rp13.875. Sementara level terendah yang dicapai di angka Rp13.875 atau di bawah sebelumnya Rp13.748.

“Laju rupiah di pekan kemarin bergerak di bawah target support Rp13.888 dan resistance Rp13.864,” kata dia.

Laju rupiah cenderung bergerak mendatar pada perdagangan di akhir pekan seiring masih adanya imbas dari kekhawatiran akan kenaikan laju dolar AS. Padahal, dalam perdagangan valas global, laju dolar AS cenderung tertahan jelang rilis gross domestic product (GDP) kuartal pertama AS yang diperkirakan akan cenderung melambat.

Menurut Faisyal, salah satu perkembangan yang patut diperhatikan adalah rencana kebijakan Inggris dalam melonggarkan lockdown. Jika hal tersebut dilaksanakan pemerintah Inggris, Faisyal menyebut rupiah akan kembali mendapat dorongan positif.

Hari ini, rupiah berpeluang melanjutkan perjalanan di jalur hijau. Pasalnya, sejumlah sentimen eksternal mendukung keperkasaan rupiah.

Pertama adalah perkembangan pandemi virus corona (Coronavirus Desease-2019/Covid-19). Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, jumlah pasien positif corona di seluruh dunia per 11 April adalah 1.610.909 orang. Naik 5,89% dibandingkan sehari sebelumnya.

Akan tetapi, kenaikan 5,89% adalah yang terendah sejak 8 April. Juga lebih rendah dibandingkan rata-rata kenaikan harian selama 20 Januari-11 April yang sebesar 12,

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed