oleh

Pemerintah Akan Perketat Masa Mudik dan Arus Balik Saat Lebaran

Pemerintah akan perketat masa mudik dan arus balik untuk Lebaran tahun 2020. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Pemerintah Akan Perketat Masa Mudik dan Arus Balik Saat Lebaran

secret-financial.com – Pemerintah akan perketat masa mudik dan arus balik untuk Lebaran tahun 2020. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). 

Pemerintah memang sebelumnya telah melarang masyarakat untuk mudik. Namun, tetap saja ada oknum yang melanggar aturan tersebut dan memilih mudik ke kampung halamannya. 

“Tidak boleh mudik, titik. Mari ikut menjaga secara bersama-sama tingkat kepatuhan masyarakat agar tidak ada yang mudik,” ujar Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo usai Rapat Terbatas, Senin (18/5).

Dikarenakan adanya pandemi Covid-19, maka masyarakat diminta untuk tidak melakukan mudik sebagai bentuk memutus rantai penyebaran virus tersebut. Namun, tak sedikit masyarakat yang nekat untuk mudik demi merayakan hari raya Idul Fitri.

Baca juga: Transportasi Beroperasi Lagi, YLKI: Pemerintah tak Konsisten

Juru bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan, akan dilakukan pengetatan di titik pengecekan yang terletak di jalan tol maupun non tol.

“Beberapa pengamat mengatakan bahwa ada peningkatan arus mudik khususnya pada tanggal 21 (Mei) karena itu hari libur, empat hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, dengan semakin mendekat Hari Raya Idul Fitri semakin banyak pemudik, tentu saja kami akan meningkatkan kewaspadaan di titik penyekatan, akan semakin ketat,” kata Sambodo di Mako Polda Metro Jaya, Kamis (14/5/2020).

Anies mengatakan aturan ini dibuat sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang melarang warga melakukan mudik. Ia ingin warga DKI menaati aturan ini dan menunda kepergian ke luar kota.

“Kita sesang menyusun regulasi untuk membatasi pergerakan orang masuk Jakarta sesudah musim lebaran,” ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2020).

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed