oleh

Penuhi Kebutuhan APBN, Kemenkeu Lelang 7 Seri Surat Utang

Pemerintah akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah untuk penuhi sebagian dari target pembiayaan kebutuhan APBN 2020.

Penuhi Kebutuhan APBN, Kemenkeu Lelang 7 Seri Surat Utang

secret-financial.com – Pemerintah akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah untuk penuhi sebagian dari target pembiayaan kebutuhan APBN 2020. Dalam penawaran yang dimulai pada Selasa (14/7) hingga Kamis (16/7) ini, pemerintah menetapkan target indikatif Rp 20 triliun dengan target maksimal Rp 40 triliun.

“Penjualan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, bersifat terbuka dan menggunakan metode harga beragam,” tuturnya.

Baca juga: Defisit APBN Melebar, Rasio Utang diramal Membengkak Jadi 38,1% dari PDB di 2021

Jatuh tempo tiap seri SUN bervariasi, antara 15 Oktober 2020 hingga 15 Mei 2048. Dua seri SPN memiliki tingkat kupon diskonto dengan alokasi pembelian non kompetitif maksimal 50 persen dari yang dimenangkan. Sedangkan, tingkat kupon lima ON berada pada level 6,5 persen hingga 7,375 persen dengan alokasi pembelian non kompetitifnya adalah maksimal 30 persen dari yang dimenangkan.  

Pelaksanaan lelang dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.08/2019 tentang Lelang Surat Utang Negara di Pasar Perdana Domestik dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 38/PMK.02/2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Keuangan Negara untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan.

Deni mengatakan, pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Sedangkan, pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.

Baca juga: Defisit Anggaran Membengkak, Begini Strategi Pembiyaan Pemerintah

Pada prinsipnya, Deni menekankan, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang. Tapi, dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Peserta Lelang sebagaimana diatur dalam PMK No. 168/PMK.08/2019 dan PMK No. 38/PMK.02/20.

Untuk lelang kali ini, terdapat lebih dari 20 peserta lelang SUN. di antaranya, PT Bank HSBC Indonesia dan PT Bank Central Asia Tbk yang dikategorikan sebagai dealer utama. Selain itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Indonesia (BI) juga tercatat sebagai peserta lelang SUN.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed