oleh

Positif Virus Corona Jawa Timur Jadi 41 Orang, Tertinggi di Surabaya

Positif Virus Corona Jawa Timur Jadi 41 Orang, Tertinggi di Surabaya

Jumlah pasien positif virus Corona di Jawa Timur bertambah menjadi sebanyak 41 orang. Sementara Surabaya terbanyak tambah 9 orang.

SECRET-FINANCIAL.COM – Wabah virus corona COVID-19 melanda dunia. Sekarang sudah masuk Indonesia, termasuk Jawa Timur. Per 22 Maret 2020, jumlah penderita di Indonesia sebanyak 514 orang, 29 sudah sembuh, dan 48 meninggal dunia.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pun menyampaikan data terbaru kasus virus corona baru yang memicu COVID-19 di Jawa Timur pada Minggu, 22 Maret 2020. Ia menuturkan, total pasien positif corona baru menjadi 41 orang.

Jumlah pasien positif virus Corona di Jawa Timur bertambah menjadi sebanyak 41 orang. Sementara Surabaya kembali menjadi penyumbang terbanyak setelah tambah 9 orang.

Meski begitu, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, masih merahasiakan peta penyebaran virus Corona. Walaupun kini sudah ada sebanyak 29 warganya positif virus Corona.

Baca juga : Pasien Corona di Indonesia Jadi 514 Positif, 29 Sembuh, 48 Meninggal

Disampaikan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, saat konferensi pers, update soal jumlah pasien virus Corona, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (22/3/2020) malam. Ada pertambahan jumlah pasien positif virus Corona.

“Seperti yang sudah terkonfirmasi, juru bicara COVID 19 Pemerintah, kita mendapatkan konfirmasi bahwa ada tambahan 15 lagi, yang sudah teridentifikasi positif, dari 15 tambahan yang sore tadi diumumkan, ada 9 tambahan dari Surabaya, 2 dari Sidoarjo, ada 3 tambahan baru di Malang, dan 1 di Kabupaten Blitar,” ujar Khofifah.

Khofifah menjelaskan, untuk jumlah ODP dan PDP merupakan hasil tracing Pemprov Jatim. “Hasil tracing ODP ada 999 dan PDP ada 88. Posisi per-hari ini sudah teridentifikasi positif 41 orang,” jelas Khofifah.

Sebelumnya, Sabtu (21/3/2020), tercatat ada total 898 orang yang terkena wabah virus corona di Jawa Timur. Dari angka tersebut 26 orang dinyatakan positif corona, 793 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 79 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Menyikapi kondisi itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengeluarkan surat edaran yang berisi sejumlah langkah penanganan virus corona untuk daerahnya.

Dalam surat edaran tersebut, Risma mengimbau warga untuk waspada dengan berperilaku hidup bersih dan sehat di berbagai tempat.

“Kami mengimbau seluruh pasar, pertokoan, pusat perbelanjaan dan toko modern untuk menerapkan standar kesehatan maksimum serta upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai dengan Protokol Pasar dan Kawasan Perdagangan,” ujar Risma.

Proses belajar mengajar yang berada di bawah kewenangan Pemkot Surabaya (PAUD/TK, SD, SMP,LKP dan PKBM) termasuk dengan layanan publik dilakukan secara jarak jauh atau melalui media daring.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed