oleh

Bank Wakaf Mikro Resmi, Jokowi Usulkan Jangan Pinjam di Rentenir

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan bank wakaf mikro Apik Kaliwungu dan Al Fadlu di Kendal, Jawa Tengah. Jokowi mengingatkan jangan pinjam di rentenir.

SECRET-FINANCIAL.COM –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan bank wakaf mikro Apik Kaliwungu dan Al Fadlu di Kendal, Jawa Tengah. Jokowi mengingatkan masyarakat untuk tak lagi pinjam ke rentenir dan beralih ke bank wakaf mikro.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan bank wakaf mikro berharap kepada warga yang tinggal di sekitar pesantren yang ingin membesarkan usahanya agar tidak meminjam ke rentenir. “Jangan sampai pinjamnya ke rentenir, hati-hati, hati-hati nggih. Setop. Sekarang sudah ada Bank Wakaf Mikro,” kata Presiden Jokowi, Jakarta, Senin (30/12/2019).

Jokowi pun berharap masyarakat bisa mengajukan pinjaman ke bank Wakaf Mikro. Apalagi mengajukan pinjaman di bank wakaf mikro ini tanpa menggunakan agunan.

Presiden juga menegaskan, Bank Wakaf Mikro ini tidak memakai agunan, tidak memakai jaminan. Artinya, yang mendapatkan bantuan pinjaman itu adalah dipercaya. “Ini kepercayaan, karena pemerintah berusaha untuk membuka sebanyak-banyaknya Bank Wakaf Mikro agar ada akses keuangan, gampang mencari modal dari usaha-usaha mikro kita untuk lingkungan pondok pesantren. Karena memang bank wakaf mikro ini dikhususkan untuk segmen usaha-usaha kecil dan usaha-usaha mikro,” terang Presiden.

Jokowi juga menjelaskan masyarakat bisa mengajukan pinjaman awal Rp 1 juta untuk mengembangkan usahanya lewat bank wakaf mikro. Keuntungan lainnya masyarakat tidak akan diminta agunan ataupun jaminan.

Jokowi menitipkan pesan kepada warga yang mendapatkan pinjaman dari Bank Wakaf Mikro agar digunakan untuk modal usaha, modal kerja semuanya. Tidak digunakan untuk jalan-jalan ke mall.

“Pemerintah berusaha membuka bank wakaf agar ada akses keuangan gampang mencari modal dari usaha-usaha mikro kita untuk lingkungan pondok pesantren. Karena bank wakaf mikro ini dikhususkan ke segmen usaha mikro,” tuturnya.

Baca juga : Mekanisme Penagihan Debt Collector Kartu Kredit

“Jangan sampai nanti dapat Rp2 juta, jalan-jalan ke mal lagi, kok ada baju baru, ingin beli baju Rp300ribu. Jalan jalan lagi aduh kok ada ini, sama ini, beli lagi Rp200 ribu, Rp500 ribu. Apa yang terjadi? Suatu titik pasti akan kesulitan dalam mengangsur atau mencicil bantuan pinjaman itu,” tutur Bapak Joko Widodo.

Dirinya juga mengingatkan, hati-hati karena ini menyangkut nama yang diberikan pinjaman, bantuan pinjaman itu karena dipercaya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed