oleh

Simak Ini, Rekomendasi Untuk Saham ASII

Pada awal tahun ASII berencana/rekomendasi untuk Saham ASII mengucurkan belanja modal Rp 20 triliun hingga Rp 25 triliun.

Simak Ini, Rekomendasi Untuk Saham ASII

secret-financial.com – PT Astra International Tbk (ASII) memutuskan untuk mengerem ekspansi dan memangkas alokasi belanja modal pada tahun ini. Head of Corporate Communications Astra International Boy Kelana Soebroto mengatakan, ASII menganggarkan belanja modal pada tahun ini menjadi Rp 10 triliun hingga Rp 11 triliun.

Pada awal tahun ASII berencana/rekomendasi untuk Saham ASII mengucurkan belanja modal Rp 20 triliun hingga Rp 25 triliun. Dengan adanya Covid-19, Astra International mengevaluasi seluruh lini bisnis serta memprioritaskan pada sektor-sektor tertentu, meliputi otomotif, alat berat, dan infrastruktur.

Baca juga: Intip Pergerakan Saham Perusahaan Fintech dan Sawit IPO

Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menilai, pemangkasan belanja modal oleh manajemen ASII menjadi salah satu strategi efisiensi biaya di tengah pandemi Covid-19.

Apabila dilihat dari segi kinerja keuangan, Wawan memprediksi pendapatan Astra International bakal tertekan pada tahun ini, terutama di lini bisnis otomotif yang menyumbang lebih dari 50%.

Pasalnya, lesunya permintaan pasar dan penyebaran virus korona membuat industri otomotif lebih membatasi produksi.

“Selain itu kegiatan pemasaran juga terhambat dan penjualan mobil juga bisa berhenti,” ungkapnya.

Ia mengambil contoh produsen mobil di India yang melaporkan tidak satupun yang membukukan penjualan pada April 2020. Sehingga, sambungnya, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pasti menekan bisnis otomotif.

Berdasarkan data Bloomberg, saham dengan kode ASII tersebut dibuka pada level Rp7.075 per sahan pada perdagangan Senin (20/1/2020).

Adapun saham ASII sempat dibuka menguat beberapa saat setelah pembukaan perdagangan. Namun pada pukul 10.00 WIB, saham ASII melemah menuju level Rp7.025 per saham.

Pelemahan tersebut terus berlanjut hingga pukul 10.30 dengan koreksi sebesar 1,06% atau 75 poin menuju level Rp7.000 per saham.

Sebelumnya saham ASII juga ditutup melemah pada perdagangan Kamis (16/1/2020) sebesar 1,04% ke level Rp7.125 per saham dan pada Jumat (17/1/2020) dengan pelemahan 0,70% ke level Rp7.075 per saham.

Koreksi harga saham ASII sejalan dengan rilis data penjualan kendaraan bermotor pada 2019.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed