oleh

SPBU Pertamina Sekarang Tidak Bisa Isi BBM Fulltank

SPBU Pertamina Sekarang Tidak Bisa Isi BBM Fulltank.

SECRET-FINANCIAL.COM – Tidak sedikit kejadian yang sering kita temui di SPBU, ketika pembeli mengisi BBM dengan mengatakan “full tank”. Operator pompa bensin pun mengisi BBM sampai benar-benar penuh tanpa memahami resiko yang dapat saja terjadi. Pemilik kendaraan seharusnya juga memahami bahwa mengisi tangki BBM sampai penuh memiliki resiko berbahaya bagi keselamatan jiwa sekaligus kendaraan yang kita miliki.

Jangan harap bisa bilang “isi fulltank” karena Pertamina akan menerapkan sistem penjualan yang baru yang hanya bisa menyebutkan jumlah angka atau harga pengisian BBM.

PT Pertamina (Persero) akan melakukan perubahan cara transaksi pengisian BBM. SPBU Pertamina Sekarang Tidak Bisa Isi BBM Fulltank
Baca juga : Februari Harga Rokok Naik, Apa Masih Ada Orang Yang Beli Rokok ?

Mengisi bensin adalah suatu kegiatan wajib bagi pemilik kendaraan bermotor. Baik mobil ataupunmotor butuh asupan bahan bakar agar bisa bekerja maksimal.

Direktur Pemasaran dan Retail Pertamina Mas’ud Khamid mengatakan, Pertamina sudah mengarah pada transaksi nontunai untuk pengisian BBM yang menggunakan media telepon pintar (smart phone) dengan aplikasi MyPertamina.

Demi menghindari kebakaran akibat radiasi telepon seluler saat transa‎ksi nontunai di SPBU. PT Pertamina (Persero) akan melakukan perubahan cara transaksi pengisian BBM. SPBU tidak bisa isi BBM fulltank.

Menurut Mas’ud, Pertamina telah mengantisipasi ‎keselamatan penggunaan smartphone yang berisiko memicu kebakaran akibat radiasi sinyal saat melakukan transaksi nontunai pengisian BBM di SPBU.

‎”Ya kita sudah antisipasi. Jadi kalau di luar negeri itu bayar dulu baru isi BBM, bayarnya masuk ke toko,” tuturnya

Saat ini mekanisme tersebut pun sudah diterapkan pada SPBU di Rest Area Tol Surabaya KM 57.

“Kita harus ajari masyarakat ke depan, kita edukasi bayarnya tidak deket SPBU, kita geser dikit ke luar yang itu aman.‎ Jadi kita biasakan masyarakat kita selama ini berpuluh tahun selama ini datang ke spbu masih di atas motor, tangki dibuka, bayar di situ, ini salah semua, harus benerin,” ungkap Direktur Pemasaran dan Retail Pertamina Mas’ud Khamid.

Cara tersebut dengan mengubah mekanisme transaksi pada SPBU, yaitu memberikan tempat khusus untuk transaksi pembelian BBM. Sehingga transaksi tidak lagi dilakukan di area pengisian BBM. Setelah melakukan transaksi kendaraan baru bisa melakukan pengisian BBM.

“Jadi tidak ada cerita saya beli isi BBM fulltank itu tidak ada. Jadi harus sebut angka, saya beli BBM sekian liter. Bayar dulu baru isi,” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar

News Feed