fbpx
Menkes Sebut 3 Orang Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca

Menkes Sebut 3 Orang Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut ada 3 orang meninggal usai divaksin AstraZeneca. Namun belum diketahui apa penyebab meninggalnya ketiga orang tersebut.
Menkes Sebut 3 Orang Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca

Secret-financial — Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut ada 3 orang meninggal usai divaksin AstraZeneca. Namun belum diketahui apa penyebab meninggalnya ketiga orang tersebut.

“AstraZeneca juga kemarin ada 3 orang (meninggal). Tapi sedang diteliti, ada komite KIPI-nya kan di daerah sama nasional, apakah itu meninggalnya gara-gara vaksin,” ujar Budi saat meninjau vaksinasi lansia di RSUD Otto Iskandar Dinata, Soreang, Bandung, Selasa (19/5)

Budi menjelaskan, saat ini sudah ada 1,2 juta dosis vaksin AstraZeneca yang sudah didistribusikan ke Jakarta, Jawa Timur, dan Bali. Namun di Jawa Timur dan Bali tidak ada kasus yang meninggal.

Baca juga:
Pengacara Sebut 2 Polisi Jadi Tersangka Penganiayaan Jurnalis Tempo Nurhadi

Sementara itu, Budi menyebut sebetulnya pasien yang meninggal usai divaksin Sinovac jumlahnya lebih banyak. Namun setelah diteliti, mereka meninggal karena penyakit lain, bukan karena vaksin.

“Ada (meninggal karena vaksin Sinovac), malah lebih banyak. Cuma udah diconfirm itu bukan gara-gara vaksin. Komorbid ada yang sakit jantung, ada yang sakit cancer tapi kebetulan dia divaksin,” tuturnya.

Penyaluran Anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional Hampir 50 persen

Penyaluran Anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional Hampir 50 persen

Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin mengatakan penyaluran anggaran untuk program pemulihan ekonomi

Secret-financial – Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin mengatakan penyaluran anggaran untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) hingga pekan kedua Oktober 2020, sudah hampir menyentuh 50 persen.

“Perlu kami sampaikan, alhamdulillah sampai akhir September di kuartal ketiga kami sudah berhasil menyalurkan Rp 150 triliun dan sampai minggu kedua Oktober sudah berhasil menyalurkan Rp 344,43 triliun atau hampir 50 persen dari total anggaran,” ujar Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2020.

Total penyaluran anggaran program PEN adalah Rp 695,2 triliun. Budi berharap sisa waktu yang ada hingga akhir tahun dapat dimaksimalkan untuk menyalurkan sisa anggaran yang ada.

Baca juga: Chatib Basri: Ekonomi RI Baru Kembali ke Kondisi Normal pada 2022

Dia menyampaikan total anggaran itu didistribusikan untuk empat sektor atau program yang menjadi tanggungjawab Satgas PEN yakni, perlindungan sosial, UMKM, sektoral kementerian/lembaga dan pemda, serta pembiayaan korporasi.

Dari keempat program tersebut, penyaluran untuk program sektoral kementerian/lembaga dan pemda merupakan sektor yang penyerapannya relatif rendah.

Dia berharap dengan adanya inisiatif baik dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk memberikan dana hibah pariwisata bagi pemda, maka akan dapat membantu serapan anggaran untuk mata program sektoral kementerian/lembaga dan pemda.