fbpx
Sterling Kecewa pada City, Ini Penyebabnya

Sterling Kecewa pada City, Ini Penyebabnya

Winger Manchester City, Raheem Sterling, mengungkapkan sinyal kecewa terkait minimnya menit bermain yang didapatkan pada penghujung musim lalu.
Sterling kecewa pada City

Secret-financialWinger Manchester City, Raheem Sterling, mengungkapkan sinyal kecewa terkait minimnya menit bermain yang didapatkan pada penghujung musim lalu.

Sempat begitu diandalkan pada awal musim lalu, winger asal Inggris itu terpaksa menjadi penghangat bangku cadangan pada penghujung musim. Setidaknya hingga pertengahan musim lalu, Sterling tercatat nyaris tidak pernah absen di pentas Liga Primer Inggris.

Eks winger Liverpool hanya absen di satu laga dari 19 pertandingan awal Liga Primer Inggris. Pun di pentas Liga Champions. Sterling selalu tampil hingga City menginjak babak 16 besar.

Namun, waktu bermain Sterling kian menipis saat memasuki pertengahan akhir paruh kedua musim lalu. Sterling tidak diturunkan di leg pertama babak perempat final Liga Champions. Pun kala City menghadapi Paris Saint Germain di leg pertama babak semifinal.

Baca juga:
Pemerintah Inggris Minta Laga Final Liga Champions Dipindah
Kecelakaan Tragis Renggut Nyawa Legenda F1 Brasil

Sementara di pentas Liga Primer Inggris, dari 10 laga pamungkas City, Sterling hanya merumput enam laga. Kondisi ini sempat memunculkan rumor keinginan Sterling untuk hijrah dari City pada bursa transfer musim panas mendatang.

Pemain berusia 26 tahun itu pun mengakui, ada sedikit kekecewaan saat dirinya tidak dipercaya merumput, termasuk pada penghujung musim lalu. Kondisinya sedikit berbeda saat Sterling memperkuat timnas Inggris di Euro 2020.

Tampil di dua laga awal, Sterling menjadi pahlawan The Three Lions saat mencetak gol kemenangan Inggris atas Kroasia, 1-0, dua pekan lalu. ”Ini soal kebahagiaan. Saya menikmati permainan saya bersama timnas.”

“Jika Anda tidak merumput, Anda tidak akan bisa bahagia. Setidaknya itu yang saya rasakan sejak kecil. Apabila saya tampil, maka saya akan bahagia. Begitupun sebaliknya,” tutur Sterling seperti dikutip Sky Sports, Senin (21/6).

Pemerintah Inggris Minta Laga Final Liga Champions Dipindah

Pemerintah Inggris Minta Laga Final Liga Champions Dipindah

Laga Final Liga Champions yang mempertemukan Manchester City dan Chelsea kemungkinan akan berpindah venue. Sebelumnya, laga yang berlangsung 29 Mei
Pemerintah Inggris Minta Laga Final Liga Champions Dipindah

Secret-financial — Laga Final Liga Champions yang mempertemukan Manchester City dan Chelsea kemungkinan akan berpindah venue. Sebelumnya, laga yang berlangsung 29 Mei mendatang akan digelar di Stadion Ataturk Olympic, Istanbul, Turki.

Namun, pemerintah Inggris memasukan Turki sebagai daftar merah perjalanan. Pemain harus dikarantina selama 10 hari sekembalinya ke Inggris.

“Negara-negara dalam daftar merah tidak boleh dikunjungi kecuali dalam keadaan yang paling ekstrim. Harus ada testing berulang dan isolasi saat kembali,” ucap Menteri Transportasi Inggris, Grant Shapps.

Bahkan, menurut laporan Telegraph, pemerintah berencana memindahkan laga final Champions kali ini. Kandang Aston Villa yakni Villa Park menawarkan diri untuk menjadi venue pertandingan final.

Baca juga:
Kecelakaan Tragis Renggut Nyawa Legenda F1 BrasilTravel Gelap Nekat Berangkat saat Larangan Mudik

Padahal, sebelumnya UEFA punya rencana untuk mengizinkan laga digelar di hadapan penonton. Namun, tentu saja jumlah penonton yang diizinkan tidak akan banyak.

“Final UEFA Liga Champions akan digelar di Istanbul pada 29 Mei dengan penonton yang jumlah dibatasi. Kami mendapat informasi bahwa lockdown yang berlangsung sampai 17 Mei tidak akan berpengaruh pada laga,” tulis pernyataan UEFA.

“UEFA terus bekerja sama dengan Federasi Sepak Bola Turki dan otoritas lokal serta nasional untuk memastikan laga berjalan dengan aman,” sambung mereka.

Semifinal Piala FA Chelsea Vs Man City

Semifinal Piala FA Chelsea Vs Man City

Semifinal Piala FA antara Chelsea vs Manc City akan berlangsung pada Sabtu malam ini, 17 April 2021. Kedua tim sama-sama tengah turun naik performanya.
Semifinal Piala FA Chelsea Vs Man City

secret-financial — Semifinal Piala FA antara Chelsea vs Manc City akan berlangsung pada Sabtu malam ini, 17 April 2021. Kedua tim sama-sama tengah turun naik performanya.

Tim tuan rumah Chelsea tengah dalam euforia besar setelah memastikan lolos ke semifinal Liga Champions. Meskipun mengalami kekalahan 0-1 dari FC Porto pada laga Rabu kemarin, The Blues lolos karena menang 2-0 pada pertemuan pertama.

Kekalahan itu memang menjadi hal yang negatif, akan tetapi Thomas Tuchel memastikan suasana hati pasukannya tetap positif menghadapi laga kontra Manchester City.

Performa The Blues belakangan memang kurang meyakinkan. Mereka sempat dibungkam tim papan bawah West Bromwich Albion 2-5 pada laga Liga Inggris awal April lalu. Hasil itu mengakhiri rekor tak terkalahan pasukan Singa London di bawah asuhan Tuchel.

Si pelatih sendiri menyatakan bahwa kekalahan tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Pasalnya Chelsea menghadapi jadwal padat dan sempat didera cedera beberapa pemain kunci belakangan ini.

Sama seperti Chelsea, Manchester City juga sempat mendapatkan sejumlah hasil negatif. Di Liga Inggris, The Citizens menelan kekalahan dari rival sekotanya Manchester United pada bulan lalu dan juga dibungkam tim promosi Leeds United 1-2 pada akhir pekan lalu.

Kekalahan tersebut tak lepas dari strategi rotasi pemain yang dilakukan Manajer Pep Guardiola. Pada laga kontra Leeds, pria berkepala plontos itu sempat membangkucadangkan nyaris setengah dari pemain terbaiknya.

Pep Guardiola Janjikan Man City Masih akan Raih Gelar

Pep Guardiola Janjikan Man City Masih akan Raih Gelar

Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengeklaim tim asuhannya masih bisa mendatangkan prestasi terbaik pada masa depan. Musim ini saja, City

Secret-financial — Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengeklaim tim asuhannya masih bisa mendatangkan prestasi terbaik pada masa depan. Musim ini saja, City masih berpeluang meraih empat trofi yang tersedia, mulai dari Piala Liga Inggris, Piala FA, Liga Primer Inggris, hingga Liga Champions. City terlihat tak terbendung setelah memenangkan 19 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.

Pep Guardiola telah memenangkan enam trofi utama bersama City, termasuk gelar juara Liga Primer Inggris berturut-turut pada 2018 dan 2019, tetapi dia yakin yang terbaik masih akan datang. 

“Jika saya tidak merasa kami bisa menjadi lebih baik, saya tidak akan memperpanjang kontrak saya di sini, 100 persen,” kata pria Spanyol itu, yang tahun lalu berkomitmen memoles City hingga 2023, dikutip dari Independent.

Baca juga: Bulu Tangkis: Fajar Alfian Berjanji Akan Tampil Lebih Fokus di All England 2021

“Kalau saya memperpanjang kontrak saya, itu karena mereka masih meyakinkan saya bahwa kami bisa melakukan yang lebih baik. Jika tidak, tim akan berakhir.” 

Ia menegaskan datang ke Inggris untuk menang dan City telah melakukannya. Pep Guardiola bangga ia membawa cara bermain yang dinilainya spesial. “Pekerjaan sudah selesai, tapi saya masih merasa kami bisa melakukannya lebih baik lagi. Saya masih merasa kami bisa menang lebih banyak dan membuat bangga fan kami,” kata dia menegaskan.

Secara keseluruhan, Guardiola telah memenangkan 29 trofi dalam karier manajerialnya yang gemerlap, termasuk masa-masa gemilang di Barcelona dan Bayern Muenchen.

Dengan penekanan pada gaya permainan yang intens namun menarik, pria berusia 50 tahun yang sangat bersemangat ini telah menjadi salah satu pelatih paling berpengaruh di generasinya. Dia tetap enggan menerima pujian atas kesuksesan timnya. “Saya tak bisa melakukannya tanpa para pemain hebat,” kata Guardiola menegaskan.

Aguero Tetap Jalani Isolasi Mandiri, Meski Hasil Tes Negatif

Aguero Tetap Jalani Isolasi Mandiri, Meski Hasil Tes Negatif

Ketidakberuntungan Sergio Aguero berlanjut akhir pekan ini. Ia tidak boleh bermain saat Manchester City melawan Birmingham City di Piala FA.

Secret-financial – Ketidakberuntungan Sergio Aguero berlanjut akhir pekan ini. Ia tidak boleh bermain saat Manchester City melawan Birmingham City di Piala FA.

Pemain internasional Argentina itu rencananya akan jadi starter, sesuatu yang tak didapatkannya sejak Oktober lalu, karena cedera serius.

Namun, pelatih City Pep Guardiola mengkonfirmasi setelah City mengalahkan Birmingham 3-0, Aguero harus harus menjalani isolasi mandiri. Aguero ketahuan kontak dekat dengan seseorang yang positif Covid-19 sehingga sesuai protokol harus menjalani isolasi, walaupun hasil tesnya negatif.

Baca juga: Selain Messi, Ini Bintang yang Bisa Gabung PSG

”Dia negatif dan saat ini dia negatif juga. Tapi protokol menyatakan jika kami melakukan kontak, maka kami harus tetap isolasi,” ujar Guardiola dikutip dari Tribalfootball, Senin (11/1).

Ini merupakan kemunduran terbaru sang striker, yang baru tampil sembilan kali untuk City musim ini, dan mencetak dua gol. Musim ini, pemain berusia 32 tahun itu sudah tampil 260 menit, namun tak pernah tampil penuh 90 menit dalam satu pertandingan.

Guardiola beralasan, Aguero butuh waktu sebelum benar-benar siap untuk diturunkan setelah hampir enam bulan absen.

Saat ini Aguero bebas bernegosiasi dengan klub lain untuk bebas transfer pada musim panas, saat kontraknya habis pada Juni. Dalam sembilan setengah tahun di Inggris, ia jadi legenda City dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di klub asal Manchester tersebut.

Baca juga: Munchen Relakan David Alaba ke Klub Lain