oleh

Tata Cara Penagihan Utang Kartu Kredit

SECRET-FINANCIAL.COM. Tata Cara Penagihan Utang Kartu Kredit – Kartu kredit memungkinkan seseorang untuk mendapatkan barang-barang yang dibutuhkannya dengan melakukan pembayaran sistem cicilan, sehingga tidak memberatkan di awal transaksi pembelian. Sistem cicilan ini berarti nasabah kartu kredit memohon hutang kepada penyedia kartu kredit untuk kemudian dibayarkan dengan cicilan. Karena sifatnya hutang, maka pihak penyedia kartu kredit tentunya membutuhkan jaminan agar cicilan tidak macet di tengah jalan.

Dalam dunia kartu kredit, tak sedikit yang mengalami lepas kontrol hingga terjatuh ke dalam masalah kartu kredit macet. Kartu kredit macet, bersama dengan status kredit kurang lancar dan kredit diragukan tergolong ke dalam kredit bermasalah.

Tata Cara Penagihan Utang Kartu Kredit - Kartu kredit memungkinkan seseorang untuk mendapatkan barang-barang yang dibutuhkannya.
Baca juga : Mekanisme Penagihan Debt Collector Kartu Kredit

Beberapa contoh kemudahan yang bisa didapatkan seseorang dengan kredit adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan kredit untuk kepemilikan kendaraan. Rasanya saat ini sudah sangat jarang atau tidak ada orang yang mampu membeli rumah dengan membayar langsung. Paling tidak harus mencicil selama beberapa tahun. Dengan syarat kepemilikan kartu kredit yang mencukupi, tentunya kartu kredit akan sangat membantu.

Jika tetap tidak ingin membayar tagihan kartu kredit yang macet, ada dampak lain yang nantinya akan Anda rasakan, yaitu dikejar oleh debt collector. Biasanya penagih utang akan berulang kali menelepon Anda untuk menanyakan kepastian pembayaran seluruh tunggakan. Hal ini tentunya akan membuat Anda menjadi merasa risih. Biasanya selain melalui telepon, debt collector juga akan mengunjungi alamat penagihan yang tertera dalam data diri Anda. Jadi, bisa saja debt collector menghampiri alamat rumah atau alamat kantor, sesuai dengan alamat yang Anda daftarkan.

Terkadang, banyak juga yang saking besarnya hutang kartu kredit hingga kredit macet, dan takut akan ancaman debt collector, seorang nasabah lari dari tanggung jawabnya. Padahal ini malah semakin menambah jangka waktu hutang dan memperbesar jumlah denda dan bunga yang harus ditanggung oleh si nasabah sendiri.

Meskipun debt collector bisa mengganggu, sebenarnya ada beberapa batasan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia mengenai tata cara penagihan utang kartu kredit: 

  • Tidak diperkenankan untuk mengancam
  • Tidak diperkenankan menggunakan kekerasan verbal maupun fisik
  • Hanya boleh menagih pada pemegang kartu
  • Hanya boleh menagih di alamat penagihan yang tertera
  • Penagihan hanya boleh dilakukan pukul 08.00 – 20.00 sesuai zona waktu debitur
  • Penagihan di luar alamat penagihan yang tertera hanya bisa dilakukan sesuai persetujuan debitur

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed