oleh

Tips Cara Menghindari Rekening Dibobol Lewat Mobile Banking

SECRET-FINANCIAL.COM Tips Cara Menghindari Rekening Dibobol Lewat Mobile Banking. Penyadapan HP merupakan suatu pemantauan secara rahasia di sebuah percakapan telepon yang dilakukan dengan via internet oleh pihak ketiga.

Dengan melakukan penyadapan ini pihak ketiga dapat mengetahui isi percakapan antara pihak satu dan dua secara tidak resmi. Penyadapan HP sekarang ini sudah banyak terjadi pada masyarakat luas.

Kejadian ini tentu saja membuat masyarakat waspada, khususnya pengguna aplikasi mobile banking yang sepenuhnya memanfaatkan telepon genggam berikut kartu SIM nya dalam melakukan segala traksaksi perbankan.

Kejadian tersebut merugikan korban dan hal ini kemungkinan bisa terjadi pada siapa pun. Pengamat keamanan siber CISSReC Pratama Persadha mengimbau kepada masyarakat untuk selalu hati-hati.

Modus yang sering digunakan adalah permohonan penggantian kartu SIM ke gerai operator resmi dengan berpura-pura sebagai pemilik asli nomor tersebut. Meskipun peraturan dan prosedur penggantian kartu SIM di gerai resmi tidak semudah itu, masih saja banyak kejadian nomor kartu SIM yang berpindah tangan tanpa persetujuan pemilik sah nomor.

Untuk mencegah hal tersebut ada beberapa tips cara menghindari rekening dibobol lewat mobile banking

Menggunakan nomor telepon genggam yang tetap dan permanen ketika mendaftarkan akun mobile banking.
Penyadapan HP sekarang ini sudah banyak terjadi pada masyarakat luas. Beberapa tips cara menghindari rekening dibobol lewat mobile banking.

Sebuah nomor yang sudah tidak digunakan, umumnya akan didaur ulang dan dijual kembali oleh operator seluler. Oleh sebab itu hindari mengganti-ganti nomor seluler yang digunakan mendaftar akun perbankan.

Gunakan aplikasi resmi.

Selalu gunakan aplikasi yang secara resmi diunduh dari portal aplikasi handphone yang digunakan, serta pastikan selalu update patch software aplikasi tersebut. Update patch software aplikasi umumnya berfungsi untuk meningkatkan pengamanan aplikasi.

Hindari atau minimalisir menyimpan nomor kartu kredit di dalam aplikasi belanja online (e-commerce). 

Salah satu pertahanan keamanan dari aplikasi e-commerce adalah menggunakan One Time Password (OTP) yang dikirimkan ke nomor yang terdaftar dalam aplikasi tersebut, sehingga jika nomor seluler telah dikuasai orang lain, kemungkinan besar akun-akun yang menggunakan nomor tersebut sebagai data pendaftaran dapat diambil alih pula.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed