oleh

Top! Bunga Kartu Kredit Turun Jadi 2%

Top! Bunga Kartu Kredit Turun Jadi 2%

secret-financial.com – Bank Indonesia (BI) melonggarkan aturan untuk sistem pembayaran. Salah satunya suku bunga kartu kredit yang turun jadi 2%.

Bank Indonesia (BI) melonggarkan aturan untuk sistem pembayaran. Salah satunya suku bunga kartu kredit yang turun jadi 2%.
Baca juga: Hal Yang Harus Di Perhatikan Sebelum Membuat Kartu Kredit

Selain bunga, BI juga menurunkan sementara batas pembayaran minimum hingga pembayaran denda. Berapa besar penurunan bunga itu?

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan pelonggaran ini berupa penurunan batas maksimum suku bunga.

“Nilai pembayaran minimum, dan besaran denda keterlambatan pembayaran serta mendukung kebijakan penerbit kartu kredit,” kata Perry dalam video conference, di Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Adapun, penurunan sementara nilai pembayaran minimum mulai berlaku efektif mulai 1 Mei 2020 hingga 31 Desember 2020. Nilai pembayaran yang semula 10 persen diturunkan menjadi 5 persen.

Tak hanya itu, besaran denda keterlambatan pembayaran kartu kredit juga diturunkan sementara dari yang sebelumnya 3 persen maksimal Rp 150.000 menjadi hanya 1 persen alias maksimal Rp 100.000.

Penurunan besaran denda keterlambatan ini berlaku mulai 1 Mei 2020 hingga 31 Desember 2020.

Sementara itu, mekanisme perpanjangan jangka waktu pembayaran akan diserahkan kepada penerbit kartu kredit. Perpanjangan jangka waktu juga berlaku mulai 1 Mei 2020 hingga 31 Desember 2020.

Baca juga: Wanita Karanganyar Kaget Dapat Tagihan Kartu Kredit Rp 134 Juta

Kemudian BI juga mendukung kebijakan penerbit kartu kredit untuk memperpanjang jangka waktu pembayaran bagi nasabah yang terdampak COVID-19. kebijakan ini berlaku pada 1 Mei 2020.

Perry mengatakan transmisi jalur suku bunga yang baik didukung respons Bank Indonesia menjaga kecukupan likuiditas perbankan. Sejauh ini pada 2020, Bank Indonesia telah melakukan injeksi likuiditas ke pasar uang dan perbankan hampir Rp300 triliun.

Bank sentral terus memastikan kecukupan likuiditas dan meningkatkan efisiensi di pasar uang, sehingga dapat memperkuat transmisi bauran kebijakan yang akomodatif. Bank Indonesia meyakini peningkatan stimulus fiskal Pemerintah dewasa ini akan makin memperkuat efektivitas transmisi kebijakan injeksi likuiditas yang ditempuh Bank Indonesia kepada sektor riil.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed