oleh

Tips & Trik Pinjaman Online

SECRET-FINANCIAL.COM, Surabaya – Saya akan kasih Tips & Trik Pinjaman Online karena munculnya pinjaman online disambut hangat oleh masyarakat. Karena, jasa layanan pinjaman uang secara online berbasis aplikasi ini sangat mudah diakses.

Untuk meminjam sejumlah uang, pengguna tidak memerlukan persyaratan yang ribet apalagi survei hanya dengan mengisi formulir lewat handphone pinjaman pun dapat cair dengan cepat tapi seluruh nomor yang ada di phonebook akan dihubungi terkadang dengan kata-kata kasar, melecehkan, bahkan mengintimidasi jika telat membayarnya.

Trik Pinjaman online yang perlu diperhatikan dalam :

  1. Tentukan nominal pinjaman yang dibutuhkan
  2. Lakukan pengecekan secara ulang perhitungan dari nominal pinjaman
  3. Tunggulah konfirmasi dari situs penyedia pinjaman secara online
  4. Lakukan sebuah simulasi pinjaman
  5. Tentukan situs pinjaman online terpercaya
Tips & Trik Pinjaman Online karena munculnya pinjaman online disambut hangat oleh masyarakat. pinjaman uang secara online ini sangat mudah diakses.
Baca juga : Ini Cara Pinjol Dapatkan Data

Hal pertama yang harus kamu lakukan agar aman ketika akan bertransaksi lewat fintech P2P lending yaitu cari perusahaan yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK telah menerbitkan aturan untuk fintech yaitu POJK No.77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI).

Agar Anda tidak kena tipu, inilah ciri-ciri penipuan berkedok P2P lending sesuai petunjuk OJK:

  • Minta informasi pribadi secara berlebihan

Waspadalah jika perusahaan menanyakan hal-hal yang sifatnya privasi seperti pin atau password rekening bank. Informasi yang sifatnya aman diberikan untuk mengajukan pinjaman adalah nama, alamat email, nomor KTP, dan nomor telepon.

  • Syarat terlalu mudah

Biasanya syarat mengajukan pinjaman di P2P lending memang terbilang lebih mudah daripada pinjaman konvensional. Oknum yang berniat menipu biasanya mengabaikan histori kredit penerima pinjaman sehingga terkesan mudah dan cepat.

  • Kreditur mengejar-ngejar atau memaksa

Pemberi pinjaman alias kreditur biasanya akan bersikap lebih antusias daripada si peminjam. Mereka akan terkesan mengejar-ngejar dan memaksa. Namun, ada juga peminjam yang berusaha bersikap wajar ketika peminjam berupaya menanyakan informasi. Barulah ketika proses follow up mereka mulai mengeluarkan jurus rayuan. Bahkan, terdapat iming-iming bonus serta fasilitas berlebihan dan tak masuk akal.

  • Minta uang muka

Biasanya mereka akan memberikan alasan untuk memudahkan proses administrasi. Padahal hal tersebut merupakan motif penipuan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed