oleh

Usia Masih Muda Tapi Sudah Pikun, Hati-hati Gejala di Otak

Usia Masih Muda Tapi Sudah Pikun, Hati-hati Gejala di Otak

Bagaimana jika masalah mudah lupa juga dialami oleh Anda yang usia masih muda tapi sudah pikun? fungsi otak akan menurun, dan kita menjadi sering lupa.

SECRET-FINANCIAL.COM Lupa adalah proses hilangnya kemampuan manusia untuk menyebut atau memproduksi kembali apa yang telah diingat dan dipelajari sebelumnya. Hal ini merupakan hal alami yang sering terjadi oleh manusia.

Demensia atau kepikunan identik terjadi pada mereka yang sudah usia lanjut atau senja. Akan tetapi, banyak juga orang yang masih muda, tetapi sudah lupa.

Baca juga : Usia 20-an Belum Sukses ? Ini Tips Sukses Usia 20-an

Semakin bertambahnya usia pada seseorang, risiko terkena penyakit semakin besar karena fungsi organ tubuh sudah mulai berkurang. Berbagai penyakit datang di usia senja seperti demensia atau pikun semakin berpotensi besar menghampiri. Kondisi demensia atau pikun merupakan kondisi di mana sudah berkurangnya fungsi kognitif atau fungsi dalam mengingat.

Namun, bagaimana jika masalah mudah lupa juga dialami oleh Anda yang usia masih muda tapi sudah pikun? Selain dapat mengganggu aktivitas Anda, tentunya hal tersebut bukanlah hal yang dapat dianggap normal, apalagi jika lupa yang Anda alami berujung pada kepikunan.

Menjawab hal ini, Dokter Ahli Saraf, Dr Yuda Turana berkata bahwa sering lupa pada usia muda dapat disebabkan oleh banyak hal, di antaranya beban otak yang berlebih dan pekerjaan yang menumpuk.

“Saat situasi lingkungan tidak mendukung, fungsi otak akan menurun, dan kita menjadi sering lupa,” kata Yuda dalam acara Stop Pikun Usia Muda di Unika Atmajaya.

Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang lanjut usia yaitu lebih dari 65 tahun. Namun, yang masih berusia muda pun tak dapat dipungkiri terkena penyakit ini. Demensia atau kepikunan terjadi karena beberapa faktor seperti stres, kelelahan, depresi, dan yang lainnya.

Contoh lingkungan yang tidak mendukung adalah bos yang suka marah-marah dan teman satu tim yang tidak kooperatif. Keadaan yang membuat stres seperti ini bisa membuat seseorang akhirnya mengalami penurunan kecerdasan.

Untuk diketahui, demensia atau kepikunan sangat erat kaitannya dengan penurunan fungsi kognitif akibat gangguan saraf di otak.

Perlu diingat bahwa pikun juga dapat menjadi gejala awal adanya kerusakan di otak. Jadi, jangan menganggap wajar kebiasaan lupa di usia muda.

“Keluhan lupa dapat menjadi tanda awal penyakit di otak seperti stroke, tumor dan infeksi,” tuturnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed