oleh

Utang BUMN Meningkat, Bank Dunia Minta ini ke Pemerintah

Risiko fiskal dan kewajiban kontinjensi masih dapat dikelola, tetapi utang BUMN baru-baru ini mulai meningkat dan perlu pemantauan yang lebih ketat

Utang BUMN Meningkat, Bank Dunia Minta ini ke Pemerintah

secret-financial.com – Bank Dunia (World Bank) meminta pemerintah Indonesia untuk memantau secara ketat utang dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pasalnya, Bank Dunia menyoroti akhir-akhir ini tingkat utang BUMN mulai meningkat, terutama dikarenakan paket penanganan Covid-19 yang meliputi perluasan penjaminan.

“Risiko fiskal dan kewajiban kontinjensi masih dapat dikelola, tetapi utang BUMN baru-baru ini mulai meningkat dan perlu pemantauan yang lebih ketat,” ujar Bank Dunia.

Menurut Bank Dunia, peningkatan utang BUMN ini terjadi dikarenakan pemerintah semakin bergantung pada BUMN untuk menyelesaikan proyek-proyek infrastruktur besar, seperti pembangunan jalan.

Baca juga: Jokowi: Krisis Ekonomi Global Benar-benar Nyata

Bank Dunia mencatat, pada tahun 2019 total utang BUMN non-finansial berjumlah 6,5% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Rasio utang ini meningkat sebesar 1,5% dari tahun 2017.

Selain itu, kewajiban ini juga meliputi jaminan untuk proyek kemitraan pemerintah dengan swasta (KPS) sebesar 1%. Dari PDB pada tahun 2018, yang ditanggulangi oleh PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII, untuk risiko penjaminan.

Baca juga: Menlu: Ketahanan Kesehatan Penting, Bisa Pengaruhi Keamanan-Stabilitas

“Penting juga untuk memantau kewajiban kontinjensi lainnya, seperti yang berasal dari perusahaan yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah (Pemda), seperti Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang banyak di antaranya mengalami kerugian,” papar Bank Dunia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed